Selamat Datang

Selamat Datang

Senin, 11 September 2017

SEPUCUK SURAT UNTUK ISTRI

Istriku, aku tak akan mengingatkanmu untuk makan
Karena jika kamu lapar kamu pasti akan makan
Istriku, aku tak akan mengingatkanmu untuk tidur
Karena jika kamu ngantuk kamu pasti akan tidur
Tapi jangan marah ya kalau aku cerewet mengingatkanmu untuk berbuat baik
Jangan bosan kalau aku berulang kali memperingatkanmu untuk menjauhi yang salah
Kulakukan itu semua karena kamu adalah amanah dari Alloh untukku
Kulakukan itu karena kamu adalah amanah dari orang tua yang selama ini menyayangimu
Apa yang harus kukatakan jika Alloh nanti bertanya tentang kamu
Apa yang harus kukatakan pada orang tuamu jika mereka melihat kamu menangis
.
Kamu akan mewarnai kehidupanku
Aku juga akan mewarnai kehidupanmu
Semoga kita hanya akan saling mewarnai dalam kebaikan
Tidak saling mewarnai dalam keburukan
.
Mungkin suatu hari nanti kau akan bertanya
Siapa dia, aku seperti tak mengenalnya?
Mungkinkah aku salah memilih hidup bersamanya?
Ketika saat itu datang kumohon ketahuilah
Kadang jiwa ini lengah
Kadang raga ini lelah
Kadang hati ini tidak dalam keadaan prima
Saat itu terjadi tolong maafkanlah aku
.
Nanti kau akan melihat banyak kekuranganku
Begitu banyak sampai kau akan lelah jika harus menghitungnya
Saat itu terjadi kumohon kau jangan kecewa
Jangan pernah berprasangka
Ajaklah aku untuk membicarakan semuanya
Bantulah aku untuk memperbaikinya
.
Harus luas ruang toleransi kita
Jangan biarkan ego mengalahkan kita
Karena terkadang kita akan berbeda
Kita akan saling memberikan noktah hitam dalam jiwa
Kadang aku harus mengalah untuk kita
Kadang kamu harus mengalah untuk kita
Tidak ada yang salah atau benar jika itu untuk kebaikan kita
Ini bukan masalah siapa yang menang
Ini bukan masalah menang-menangan
Aku tidak menang kamu tidak menang
Kita berdua yang akan menang


(Yunan Satia Kusumah)