Selamat Datang

Selamat Datang

Sabtu, 12 Desember 2020

Orang Kecil Orang Besar karya Gus Mus (Ringkasan)

 Suatu hari yang tak cerah

Di dalam rumah yang gerah 

Seorang anak yang lugu

Sedang diwejang ayah-ibunya yang lugu


Ayahnya berkata:

Anakku,

Kau sudah pernah menjadi anak kecil

Janganlah kau nanti menjadi orang kecil!

Orang kecil bila ikhlas diperas

Jika diam ditikam

Jika protes dikentes

Jika usil dibedil,”

“Orang kecil jika hidup dipersoalkan

Jika mati tak dipersoalkan


Sang Ibu wanti-wanti:

“Betul jangan sekali-kali jadi orang kecil

Orang kecil bila jujur ditipu

Jika menipu dijur

Jika bekerja digangguin

Jika mengganggu dikerjain,”


“Lebih baik jadi orang besar

Bagiannya selalu besar.”

“Orang besar jujur-tak jujur makmur

Benar-tak benar dibenarkan

Lalim-tak lalim dibiarkan.”

“Orang besar boleh bicara semaunya

Orang kecil paling jauh dibicarakannya saja.”

“Orang kecil jujur dibilang tolol

Orang besar tolol dibilang jujur

Orang kecil berani dikata kurangajar

Orang besar kurang ajar dibilang berani.”

“Orang kecil mempertahankan hak disebut pembikin onar

Orang besar merampas hak disebut pendekar.”


Besok entah sampai kapan

si anak terus mencoret-coret

dinding kalbunya sendiri:

“Orang kecil??? Orang besar!!!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar