Pertama kali suka baca buku itu dulu waktu belum masuk sekolah orang tua suka beliin majalah bobo, buku saku Paman Gober sama majalah Donal Bebek, bahkan sempet juga langganan sampai tiap minggu nunggu harinya majalah edisi mingguan itu terbit.
Setelah ayah meninggal pas kelas 6 SD saya gak bisa lagi langganan majalah-majalah itu karena kondisi ekonomi keluarga yang harus diketatkan dan majalah-majalah itu bukanlah menjadi prioritas kala itu. Saya mencoba mensiasati hal ini dengan berkunjung ke perpustakaan sekolah ketika SMP tapi saya harus kecewa karena ketika ke perpustakaan SMP yang ada cuma buku-buku pelajaran dan jujur saya gak suka karena sudah cukup pusing dengan buku pelajaran yang ada di kelas hehe.
Terus terang sejak itu saya jarang lagi baca buku karena trauma kali ya dengan isi perpustakaan sekolah yang isinya cuma buku pelajaran aja, tapi pas SMK ada temen yang suka bawa buku komik jepang ke sekolah seperti samurai x dan detective conan hasil pinjeman dia dari perpustakaan mana gitu saya lupa, nah dari dia ini saya bisa kembali “menuntaskan hasrat” membaca buku khususnya yang bergambar karena memang dari kecil sukanya buku-buku kayak gitu. Jadi ya setiap dia bawa komik ke sekolah kita temen-temen di kelas numpang baca bahkan kita request komik yang ingin dipinjam ke teman kita itu.
Kalo seneng novel dan buku buku lainnya itu ketika udah kerja waktu itu demam novel ayat-ayat cinta dan ketika cinta bertasbih karya Habiburahman El Shirazy (meskipun 2 novel ini saya cuma punya pdfnya hehe), saya rasa ceritanya bagus dan ada sesuatu yang bisa diambil dari cerita-cerita itu, gak Cuma cerita kosong makna belaka. Nah dari situ saya mulai hunting buku karya-karyanya kang Abik yang berikutnya kayak Cinta suci zahrana, Dalam mihrab cinta dll sampai akhirnya bukan karya kang Abik aja, tapi karya dari novelis lain yang ceritanya bagus seperti tere liye atau dari luarnya macam Akiyoshi Rikako mulai saya koleksi.
Dan yang terakhir saya seneng banget waktu lihat ke toko buku sekarang banyak komik-komik islami yang gak hanya gambarnya bagus tapi muatan cerita di dalamnya masyaAlloh sangat bermanfaat, mengajari tanpa terkesan menggurui sekaligus menghibur seperti Pengen jadi baiknya mas Ardian Candra, 33 Pesan Nabinya Om vbi djenggotten, dan juga gambar itu haram? Karyanya Bang Zia Ul Haq. Saya yang urat aslinya memang suka cerita bergambar jadilah kembali “melalap”komik-komik bagus itu sampai sekarang.
Beli buku itu gak pernah rugi karena selain jajan awet, Buku itu merupakan aset berharga yang tidak lekang dimakan zaman.
Ini ceritaku mana ceritamu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar